Perikanan merupakan sumber mata pencaharian utama sebagian warga Pidie Jaya. Hasil tangkapan ikan di kabupaten pemekaran Pidie ini mencapai 5.000 ton pertahun. Tetapi, pendapatan nelayan setempat masih tetap rendah. Salah satu penyebabnya adalah kekurangan es balok untuk mengawetkan ikan, sehingga nelayan terpaksa harus segera menjual hasil tangkapannya dengan harga yang relatif murah agar tidak membusuk.
Aceh Development Fund (ADF) dan mitranya akan membangun sebuah pabrik es balok di Pusat Pendaratan Ikan (PPI) Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, untuk memenuhi kebutuhan es bagi nelayan setempat dan daerah sekitarnya.