Serambi»Program»Penguatan Demokrasi»Penguatan Kapasitas NGO/CBO (2005)

Penguatan Kapasitas NGO/CBO (2005)
Jum`at, 02 Maret 2007 10:07 WIB
Penguatan Kapasitas NGO/CBO Aceh Paska Gempa dan Tsunami

Sumber Dana :
ACE Jakarta - UNDP
Lokasi Program: Nanggroe Aceh Darussalam
Nilai Kontrak:Rp 3.817.000.000,-
Periode:April – Desember 2005

Latar Belakang
Gempa bumi dan gelombang tsunami yang melanda Nanggroe Aceh Darusslam pada 26 Desember 2004 menghancurkan sebagian besar wilayah Aceh. Wilayah yang terparah terkena bencana adalah Banda Aceh, Aceh Barat, dan Aceh Jaya. Sementara itu juga ada beberapa kabupaten yang tidak menerima akibat langsung dari bencana ini, seperti Kabupaten Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Gayo Lues, dan Kabupaten Bener Meriah, namun keempat kabupaten ini juga merasakan imbas dari bencana berupa kedatangan arus pengungsi dari daerah bencana.

Kehancuran yang di timbulkan oleh bencana gempa bumi dan gelombang tsunami tersebut bukan hanya menelan korban jiwa, menghancurkan sarana dan prasarana umum namun juga menghancurkan pranata sosial yang ada. Untuk memulihkan kondisi tersebut, salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan memulihkan lembaga-lembaga sosial yang juga hancur pada waktu bencana agar dapat terlibat aktif dalam proses Rekontruksi dan rehabilitasi Aceh pasca tsunami.
 
Tujuan Program
Adapun tujuan dari proram Capacity Building yaitu :
  • Memberikan dukungan kepada lembaga mitra untuk dapat menjalankan aktivitas lembaga pasca bencana gempa dan tsunami.
  • Mendorong terjadinya konsolidasi kelembagaan dan basis di NGO/CBO Aceh pasca bencana gempa dan tsunami.
  • Meningkatkan kapasitas organisasi dan individu terpilih di Aceh melalui pemulihan fungsi-fungsi efektif mereka untuk memfasilitasi komunitas dalam mengidentifikasi kebutuhan strategis serta turut berpartisipasi dalam mendesain dan mengimplementasikan rekonstruksi paska bencana.
    Image
    Image
 
Aktivitas Program
  • Dukungan Oprasional dan Equepment NGO/CBO Aceh  (daftar terlampir).
  • Training (Community Organizing, PRA, Sustainable Livelihood).
  • Dukungan untuk Posko Kemanusiaan Aceh (via Forum LSM Aceh).
  • Dukungan untuk 4 Humanitarin Post dan 22 Relawan/Community Organizing.
  • Monitoring Humanitarian Aid.
 
Capaian Program
Capain yang diperoleh dari dukungan terhadap NGO lokal ini adalah semakin efektifnya kerja NGO lokal dalam menjalankan programnya pasca bencana gempa dan tsunami, adanya rencana program untuk mendukung rekontruksi dan rehabiltasi Aceh masing-masing lembaga mitra, terjadi konsolidasi antar NGO mitra dan  antara NGO mitra dengan konstituennya. Selain itu, dukungan yang diberikan kepada NGO mitra ini juga sudah membuka akses NGO mitra terhadap donor yang lain.
 
Hambatan-Hambatan
Program ini diperuntukan kepada lembaga mitra yang terkena bencana gempa bumi dan tsunami secara langsung maupun tidak untuk memperbaiki aktivitas kantor mereka kembali walaupun tidak semaksimal harapan kita semua. Pasca bencana, area kerja lembaga mitra mengalami kerusakan yang cukup parah (sarana transportasi, komunikasi dan lainnya) yang berpengaruh terhadap kerja mitra dilapangan yang kesulitan untuk bergerak mengumpulkan data di lapangan. Hal ini berpengaruh terhadap pelaporan dari lembaga mitra yang sering terlambat dan lemahnya kemampuan lembaga mitra dalam mengelola program.
 
Rekomendasi
  • Meskipun bantuan yang diberikan ini lebih kepada menyiapkan LSM agar dapat beraktifitas kembali seperti sedia kala, namun ukuran kemajuan kerja dari mitra harus jelas dan dapat dilihat langsung sehingga bantuan ini juga merupakan bagian dari penangan korban bencana alam yang terjadi.
  • Kemampuan para peserta pelatihan sebaiknya tidak berhenti sampai pada program ini saja tetapi dapat dilanjutkan dengan mendorong penguatan kelompok yang mereka dampingi.